BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Thursday, May 26, 2011

Testimonial Simulasi UAS Online

Seru !!
Tidak terlalu banyak kendala, hanya saja koneksi internet yang sedikit terganggu. Tapi untuk simulasi sudah mantap...
Semoga pas UAS sesungguhnya LEBIH MANTAP lagi..
:)

SIMULASI UAS ONLINE

Jawaban No. 1

1.      Evaluasi mencapai tujuan yang pasti.
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, kami mengajak teman-teman peserta diskusi untuk memilih sendiri, bagaimana menurut teman-teman pendapat/analisa siapa yang paling baik. Dan dipilih berdasarkan undian, oleh peserta diskusi.

2.      Bukti tentang perubahan dalam diri individu.
      Evaluasi yang berhubungan dengan mendapatkan bukti tentang tingkat perubahan yang terjadi dalam diri individu.
Peserta diskusi di ajak berfikir dengan cara yang lain dari biasanya, kami menggunakan metode nominal, yaitu dimana individu membuat pendapat/manganalisa kasus di dalam sebuah kertas, dan hasilnya akan di undi secara bersama.

3.      Menggunakan Instrumen yang tepat dalam evaluasi
Dalam evaluasi kami menggunakan instrumen lembar penilaian, kesan, dan pesan agar teman-teman dapat memberikan masukan kepada kami tim diskusi. Sehingga di kedepannya kami tidak melakukan hal yang salah lagi.



Jawaban No. 2


      1)Mengecek Tujuan.Kami mengecek tujuan kami melakukan diskusi, yaitu untuk mendapatkan hasil analisa/pendapat agar mengetahui sebenarnya bagaimana pendidikan orang dewasa yang dipelajari oleh individu dalam kasus kami. Dan bagaimana analisa teman-teman yang juga mengikuti pembelajaran mata kuliah pendidikan orang dewasa.2)Memeriksa apa yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Kami menggunakan tekhnik diskusi nominal, karena melalui beberapa pertimbangan yaitu; apabila kami menggunakan tekhnik debat, kami khawatir waktu yang disediakan tidak cukup, karena bisa saja waktu yang disediakan telah habis, namun kesimpulan yang ingin dicapai belum terpenuhi. Dan apabila kami menggunakan technic fishbowl discussion, tekhnik ini menggunakan 2 tim, dengan jumlah kelas 50% pada masing-masing tim, sedangkan kita berjumlah 3 tim, meskipun total semua dapat di bagi 2, namun ketepatan pada saat itu ada 1orang mahasiswa yang tidak datang, sehingga tekhnik ini tidak efisien untuk digunakan.Maka menurut kami yang paling cocok menggunakan tekhnik nominal, karena maksimal pada kelompok adalah 15 orang, dan menggunakan pendapat masing-masing individu, bukan kelompok. 3)Mengumpulkan Bukti. Kami mengumpulkan bukti melalui lembar penilaian/evaluasi. 4)Menentukan sumber bukti. kami mendapatkan sumber bukti melalui peserta diskusi tersebut, dan dihari yang sama setelah performa tersebut selesai. 5)Menentukan alat evaluasi. Kami menggunakan lembar penilaian, untuk mengumpulkan informasi yang cukup banyak, sehingga kami mendapatkan banyak masukan. 6)Menganalisa.Setelah mengumpulkan bukti (hasil penilaian), kami menganalisa hasil penilaian tersebut menggunakan median, yaitu penilaian mana yang terbanyak menurut individu yang mengikuti program diskusi kami.

Monday, May 16, 2011

Evaluasi Performa Diskusi


Kegiatan kelompok diskusi dilakukan pada hari Kamis tanggal  5 Mei 2011 di ruang 2B Fakultas Psikologi USU, yang bertepatan dengan matakuliah andragogi. Kelompok kami menampilkan metode diskusi dengan teknik Nominal. Dengan prosedur dan penjelasan metode kami mengharapkan seluruh peserta dapat memahami dan berpartisipasi dalam diskusi.
Performa yang kami lakukan sudah cukup baik, meskipun masih banyak kekurangan dalam pelaksanaannya. Dalam berjalannya diskusi kami masih kurang komunikatif dan kurangnya persiapan dalam mempraktekan metode diskusi nominal ini secara langsung.
Secara keseluruhaan, evaluasi kelompok diskusi adalah sebagai berikut:
Kelebihan :
  • Tata ruangan sudah cukup menarik.
  • Sistematika diskusi baik.
  • Materi yang di sampaikan menarik karena dengan adanya bantuan bahan dan alat-alat tulisan yang di berikan oleh kelompok diskusi.
  • Langkah-langkah pengerjaannya mudah.
  • Waktu pengerjaan dalam menuangkan ide-ide sudh maksimal.
  • Adanya reward.
Kekurangan :
  • Dalam pelaksanaannya, fasilitator kurang komunikatif dalam penyampaiannya kepada para peserta.
  • Adanya instruksi yang mungkin kurang di diskusikan dengan anggota fasilitator lainnya sehingga instruksi tidak jelas saat penyampaian.
  • Teknik Diskusi yang dipilih kurang membuat suasna hidup.
  • Permasalahan diskusi kurang bisa memunculkan ide kreatif dari peserta.

Hasil yang dibuat oleh peserta juga termasuk dalam evaluasi kelompok. Berdasarkan analisa kasus, berikut adalah evaluasi hasil analisis dari  peserta untuk mengetahui ide-ide terbaik yang disepakati bersama dalam sebuah diskusi yaitu :

-          Hana : prinsip pod pak suprihartin adalah menggunakan minat, keuletan,dan intensitas.
-          Bobby : prinsip yang di terapkan berdasrkan pada cara belajar yaitu:
1. melihat peluang
2. motivasi
-      Cipta : pada analisa kasus prinsip yang diterapkan berdasarkan dengan keinginan beljar  yang kuat,mencari sumber informasi dan kreatif dalam berpikir.

Berdasarkan hasil lembar evaluasi performa kelompok diskusi yang diberikan kepada peserta pada akhir performansi, maka hasilnya adalah sebagai berikut:

LEMBARAN EVALUASI PERFORMA DISKUSI

 
 
ASPEK YANG DINILAI
SANGAT BAIK
BAIK
SEDANG
BURUK
SANGAT BURUK
Pembukaan diskusi


V 


Teknik diskusi yang diberikan


V  


Materi kasus yang disajikan

V  



Performa selama berjalannya diskusi


V  


Hasil akhir yang diberikan tim penyaji

V  



Performa dari chairuna


V  


Performa dari zahra

V  



Performa dari shoffa

V  




Kesan :
  •   teknik  yang digunakan cukup menarik karena merupakan teknik yang baru di kenal
  •   Adanya reward yang diberikan
  •   Masih sulit dipahami inti dari teknik nominal yang dipilih oleh kelompok diskusi
Pesan :
  •   teknik yang digunakan sudah cukup baik namun proses berjalannya diskusi dinamika yang kurang.
  •   Sebaiknya performa presenter lebih ditingkatkan lagi khususnya antara presenter terhadap audience.

Testimonial:
  •   Runa:
Secara keseluruhan lumayan menyenangkan dalam melaksanakan performa ini, karena dapat memberikan pengetahuan kepada teman-teman mengenai tekhnik baru dalam berdiskusi. Dan dalam mempersiapkan performa ini cukup antusias, karena awalnya performa ini, performa yang cukup membingungkan dalam mencari tema-nya. Namun, ada sesuatu yang kurang dinikmati dalam performa ini, karena ada beberapa keluar dari konsep yang saya bayangkan. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya keluhan dari teman-teman. Dan miss communcation dalam penyampaian performa. Semoga, dilain waktu, persiapan harus di tingkatkan lebih matang lagi.. Terima kasih kepada teman-teman atas partisipasinya.. 

  •   Zahra:
Saya sangat senang bisa menerapkan dan menampilkan metode diskusi kelompok dengan teknik nominal kepada teman-teman yang sudah mengikuti jalannya diskusi mudah-mudahan teknik diskusi yang kami sampaikan ini bisa bermanfaat untuk teman-teman yang mengikuti diskusi. Karena teknik diskusi nominal yang kami pilih ini,merupakan teknik yang masih baru diketahui oleh  teman-teman yang mengikuti diskusi ini dan khususnya oleh kelompok kami sendiri,  jadi saya juga memakluminya, kalau ada diantara teman-teman yang kurang jelas,dan tidak tertarik dengan metode diskusi nominal yang kami sampaikan. Selain itu pun kelompok kami juga kurang komunikatif terhadap teman-teman diskusi sehingga suasana diskusi tidak menarik. Makasih buat partisipasi teman-teman yang sudah mengikuti jalannya diskusi.

  •   Shofa :
Dalam teknik nominal yang kami gunakan masih terbilang jarang digunakan orang dewasa pada umumnya sehingga pada performa kami masih terdapat banyak kekurangan dikarenakan masih bingung dalam menerapkan teknik nominal ini,akan tetapi saya tertantang untuk hal yang baru sehingga kami menggunakan teknik ini.Meskipun banyak terdapat kesalahan performa,namun kami akan mencobanya untuk lebih baik baik lagi untuk kedepannya. 


TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA ^_^



Monday, April 11, 2011

Modul Diskusi (Revisi)

MODUL DISKUSI 
Klik DISINI buat lengkapnya... ^_^ 
 
PENDAHULUAN
a. Tim Penyaji:
 
b. Topik:
Bercocok Tanam
 
c. Tema:
”Pemanfaatan waktu dan lahan kosong bagi orang dewasa”
 
d. Judul:
“Cara Memanfaatkan Waktu Luang Terhadap Orang Dewasa dengan Cara bercocok Tanam Buah Strowberry”.
 
f. Tempat
Kebun Strawberry Brastagi Sumatera Utara
 
g. Waktu pelaksana
23 April 2011 
 
H.Jadwal Kegiatan
            11.25 - 11.30 : pembukaan, dan pembagian alat dan bahan kepada peserta diskusi
            11.30 – 11.35 : penjelasan metode diskusi kepada peserta diskusi
            11.35 – 11.45 : menceritakan kasus yang akan didiskusikan
            11.45 – 12.00 : memberikan waktu kepada peserta diskusi untuk menuliskan pendapat
            12.00 – 12.05 : mengumpulkan lembaran-lembaran hasil diskusi
            12.05 – 12.15 : pembahasan hasil diskusi
            12.15 – 12.20: Feedback fasilitator kepada peserta diskusi
            12.20 - 12.30 : kesimpulan dan penutup
         
i. Latar Belakang:
Pengetahuan orang dewasa banyak diperoleh melalui partisipasinya dalam diskusi dirumah,dikantor dilaboratorium dan lainnya.Metode diskusi merupakan alat yang sangat efektif  jika yang terlibat hanya sedikit.Penggunaan metode diskusi kelompok yang lebih dari 10 orang ataulebih memerlukan perencanaan cermat dan pimpinan diskusi yang kompeten.
            Metode diskusi yang akan dibahas dalam modul ini adalah diskusi kelompok dengan teknik Nominal.Menurut McAshan,1983,tenik kelompok nominal adalah pertemuan kelompok yang berstruktur dimana individu bekerja sama dengan individu lain,tetapi dalam waktu tertentu satu sama lain tidak mengadakan interaksi verbal.
            Dalam diskusi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2011 kelompok kami akan membahas “Cara Memanfaatkan Waktu Luang Terhadap Orang Dewasa dengan Cara bercocok Tanam BuaH Strowberry”.
            Berkebun atau bercocok tanam telah menjadi pilihan bisnis yang cukup menjanjikan, terutama sejak krisis ekonomi melanda negeri kita. Dan agribisnis ini bisa menjadi mata pencaharian yang hasilnya tentu saja menguntungkan. Pilihan ini cocok bagi anda yang telah menjalani masa pensiun, ibu rumah tangga yang ingin mengisi waktu luang, atau bagi orang dewasa yang memang ingin serius dalam agribisnis. Dengan melihat peluang bisnis strawberry yang lumayan besar orang derwasa bisa mencoba bercocok tanam strawberry.
            Umumnya tanaman strawberry yang dibudidayakan di Indonesia, merupakan berry jenis early bright, blue bright, festival, casmine dan sweet charly. Tanaman ini, cenderung tumbuh di kawasan pegunungan dengan rata-rata ketinggian minimal 1000 meter di atas permukaan laut, dengan suhu rata-rata dibawah 15 derajat celcius. Seperti di daerah Brastagi,Sumatera Utara tanaman ini dapat tumbuh dengan baik.
 
j. Tujuan diskusi:
Tujuan dari metode diskusi dengan teknik kelompok nominal adalah agar setiap anggota berusaha berpikir sendiri secara maksimal tanpa pengaruh dari anggota lain dalam menuangkan ide-ide dari bercocok tanam buah strowberry di lahan yang seadanya dan waktu luang bagi orang dewasa.
 
k. Manfaat:
Untuk mengetahui ide-ide yang terbaik dapat dihasilkan dalam sebuah diskusi.
 
l. Peserta Diskusi:
Mahasiswa Psikologi USU yang mengambil mata kuliah Andragogi T.A. 2011.
 
m. Jumlah peserta:
10 orang.
 
n. Alat:
Buku Panduan, Spidol,karton putih, Kertas HVS, dan doubletip.
 
o. Bahan:
Materi dan pembahasan mengenai Bercocok Tanam, dan contoh kasus Bercocok Tanam, 
 
p. Hasil yang diharapkan:
Hasil yang diharapkan dari diskusi ini adalah peserta diskusi dapat memahami isi dari diskusi yang sudah dilaksanakan serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari para peserta, sehingga diskusi ini pada akhirnya dapat memberi manfaat bagi yang sudah mengikutinya. 

RANCANGAN KEGIATAN:

PEMBUKAAN
a. Perkenalan kelompok:
Pertama sekali, tim penyaji memperkenalkan diri masing-masing, diikuti dengan pemaparan singkat mengenai topik yang akan didiskusikan, yaitu tentang Cara Memanfaatkan Waktu Luang Terhadap Orang Dewasa dengan Cara bercocok Tanam Buah Strowberry”.
 
b. Tujuan diskusi:
Kelompok menjelaskan pada peserta diskusi perihal tujuan dan latar belakang mengapa Cara Memanfaatkan Waktu Luang Terhadap Orang Dewasa dengan Cara bercocok Tanam Buah Strowberry” dijadikan bahan diskusi.

DISKUSI
c. Teknik Kelompok Nominal:
Tim penyaji mempersilahkan para peserta diskusi untuk memberikan ide-ide dan pendapat mereka  tanpa terpengaruh anggota lain mengenai topik yang dibicarakan dalam waktu tertentu satu sama lain tidak mengadakan interaksi verbal. 
 
d. Menampilkan Lembaran ide dari beberapa anggota  dan pemaparan kasus:
Dengan bantuan kertas karton dan ketas hvs, tim penyaji menyajikan kumpulan lembaran-lembaran ide dari anggota diskusi yang menunjukkan cara-cara memanfaatkan waktu luang terhadap orang dewasa dengan cara bercocok tanam buah Strowberry.
 
f. Diskusi kelompok:
Setelah melihat lembaran-lembaran beberapa ide dari peserta  diskusi dan kasus  tentang orang dewasa pada masa pensiunannya yang diceritakan oleh tim penyaji, para peserta diskusi diminta untuk mendiskusikan kasus cara-cara memanfaatkan waktu luang terhadap orang dewasa dengan cara bercocok tanam buah Strowberry. Adapun yang dapat didiskusikan antara lain adalah analisa kasus dan pembahasan teori. Mereka dipersilahkan menuangkan buah pikir mereka tentang hal-hal yang berhubungan dengan cara-cara memanfaatkan waktu luang terhadap orang dewasa dengan cara bercocok tanam buah Strowberry, apapun itu. Dan setiap anggota diminta untuk memilih 5 ide yang terbaik menurut rangkinya. Ide yang mendapat suara terbanyak dijadikan keputusan kelompok.
 
g. Kesimpulan diskusi oleh tim penyaji:
Setelah diskusi kelompok selesai dan mendapatkan suara terbanyak dari beberapa ide yang di jadikan keputusan kelompok dan kesimpulan dari diskusi tersebut, tim penyaji merangkumnya dan menyampaikan kembali pada peserta diskusi.

PENUTUP
  • Evaluasi (Kuesioner):
Setelah kuis, tim penyaji membagikan lembaran kuesioner pada setiap peserta sebagai evaluasi sejauh mana pemahaman peserta diskusi sekaligus memberikan feedback kepada tim penyaji, bisa berupa kritik maupun saran.
  • Pembagian Reward dan Salam Penutup:
Reward akan dibagikan di akhir sesi diskusi, dan diskusi selesai, diakhiri dengan salam penutup.

PERINCIAN BIAYA
Alat dan Bahan:
1.      Sepidol warna 1 lusin                                : Rp 10.000,-
2.      Kertas HVS 15 lembar                              : Rp 1.500,-
3.      Kertas Karton 2 kajang                             : Rp 5.000,-
4.      Foto copy kasus (2 lembar, rangkap 15)   : Rp 3.000,-
5.      Double Tip                                                : Rp 5.000,-
Total:                                                                             Rp 24.500,-

REFERENSI :
-          Suprijanto,H. (2007). Pendidikan orang dewasa; dari teori hingga aplikasi. Jakarta: